TUGAS : 2.2.a.6. Demonstrasi Konstektual - Modul 2.2

Sep 19, 2022

 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
GIVING OPINION 


Bagian I. Identitas dan Informasi mengenai Modul / RPP

Mata Pelajaran

Bahasa Inggris

Nama Penyusun

Aan Pujiyono Timorenti, S.Pd

Institusi

SMKS PGRI 1 Ngawi

Tahun

2022 – 2023

Jenjang Sekolah

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

Kompetensi Keahlian

Semua kompetensi keahlian

Kelas

X

Elemen

Menyimak – Berbicara

Capaian Pembelajaran

Pada akhir fase E, peserta didik mampu menggunakan unsur kebahasaan membuat teks berisi ungkapan pendapat dan pikiran menggunakan I think, I suppose, dan In my opinion.

Alokasi Waktu

4 JP

Moda Pembelajaran

Tatap Muka (TM)

A.        Profil Pelajar Pancasila

1.    Kreatif

Mampu menghasilkan banyak gagasan, ide, jawaban

2.    Bernalar Kritis

Mampu mengajukan dan menjawab pertanyaan

3.    Mandiri

Mampu mengerjakan tugas individu yg diberikan

B.        Sarana dan Prasarana

1.    Komputer, HP

2.    Internet

3.    LCD Proyektor/ OHP/ Papan Tulis

C.        Target Peserta Didik

1.    Peserta didik reguler yang aktif berdiskusi dalam kegiatan pembelajaran

2.    Peserta didik dengan hambatan belajar dalam mengikuti kegiatan pembelajaran

3.    Peserta didik cerdas / berbakat istimewa dalam kegiatan pembelajaran

D.        Model Pembelajaran

Discovery Learning

E.         Kompetensi Sosial dan Emosional

KSE-Kesadaran diri : siswa dapat mengidentifikasi emosi-emosi dalam diri sendiri

KSE-Keterampilan berelasi : siswa dapat berkomunikasi secara efektif

KSE-Keterampilan kesadaran social : siswa dapat mempertimbangkan pandangan/pemikiran orang lain


   Bagian II. Kompetensi Inti

A.      A. Tujuan Pembelajaran

1.  Peserta didik mampu mengidentifikasi secara kreatif Unsur Kebahasaan Teks  interaksi  transaksional,  lisan  dan tulis, pendek dan sederhana, yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait pendapat dan pikiran dengan teliti.

2.  Peserta didik mampu menulis Teks interaksi  transaksional,  lisan  dan tulis, pendek dan sederhana, yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait pendapat dan pikiran sesuai kaidah kebahasaan dengan benar


3.   Peserta didik mampu mempresentasikan hasil tulisan interaksi  transaksional,  lisan  dan tulis, pendek dan sederhana, yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait pendapat dan pikiran yang telah dibuat  dengan meggunakan bahasa yang sederhana.

A.       B. Pemahaman Bermakna

1.  Identifikasi dilakukan untuk mengetahui Unsur dan Kebahasaan tulisan interaksi transaksional,  lisan  dan tulis, pendek dan sederhana, yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait pendapat dan pikiran

2.   Menulis Teks tulisan interaksi  transaksional,  lisan  dan tulis, pendek dan sederhana, yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait pendapat dan pikiran untuk mengetahui kreativitas peserta didik.

3.   Mempresentasikan hasil tulisan Teks tulisan interaksi  transaksional,  lisan  dan tulis, pendek dan sederhana, yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait pendapat dan pikiran untuk melatih kemampuan berbicara di depan umum.

 

B.      Pertanyaan Pemantik

1.       Apa yang kamu ketahui tentang Opini atau pendapat?

2.       Kepada siapa saja biasanya kita meminta pendapat atau memberikan pendapat kita?

3.       Hal apa saja yang biasanya kita meminta pendapat dan memberi pendapat?

4.       Unsur apa saja yang kamu temukan dalam memberi dan meminta pendapat?

 

C.      Persiapan Pembelajaran

1.    Guru menyiapkan materi tentang giving opinion, Link youtube : https://www.youtube.com/watch?v=SD0HHFJdwfo

2.    Guru menyusun instrumen asesmen yang di gunakan dalam proses pembelajaran

3.    Guru melakukan diagnosis pembelajaran

4.    Pemetakan pemenuhan kebutuhan murid :

ü   Penayangan video bagi siswa yang suka melihat video berkaitan opini

ü   Poster/ gambar tentang opini bagi siswa yang suka melihat gambar berkaitan opini

ü   Flowcart – ringkasan materi terkait opini.

 

D.      Langkah-Langkah Pembelajaran

1.       Kegiatan pendahuluan

-       Peserta didik dan Guru memulai dengan berdoa bersama.(Penerapan profil pelajar Pancasila: bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa)

-       Peserta didik disapa dan melakukan pemeriksaan kehadiran bersama dengan guru.

-       Peserta didik diberikan penjelasan mengenai materi hari ini adalah memberi dan meminta pendapat/ opini dengan demikian wajib dikuasai.

-       Peserta didik diminta untuk fokus dan menyiapkan catatan apabila dibutuhkan.

-       Peserta didik dan guru berdiskusi melalui pertanyaan pemantik: (KSE-Keterampilan berelasi)

o   Apakah kamu ketahui tentang Opini atau pendapat?

o   Kepada siapa saja biaanya kita meminta pendapat atau memberikan pendapat kita?

o   Hal apa saja yang biasanya kitameminta pendapat dan memberi pendapat?

o   Unsur apa saja yang kamu temukan dalam memberi dan meminta pendapat?

 

2.       Kegiatan inti

-     Peserta didik mendapatkan pemaparan secara umum tentang contoh opini (disini guru memberikan contoh-contoh kata tentang opinion dengan cara menayangkan percakapan lewat media youtube. Link youtube : https://www.youtube.com/watch?v=SD0HHFJdwfo , (diferensiasi konten)

-       Dengan metode ini guru memberikan pertanyaan mengenai:

o   Definisi opini

o   Contoh kata-kata dalam meminta dan memberi opini (diferensiasi proses)

-    Sebelum melanjutkan teknik STOP sejenak ke proses pembelajaran berikutnya  guru mengajak siswa mempraktekannya

-      Siswa melakukan teknik STOP (rileks) dipandu guru.

-    Sebagai ice breaking dilakukan tebak-tebakan emosi (disajikan gambar di slide kemudian siswa menebak emosi pada gambar) (KSE Kesadaran diri)

Kemudian diberikan 2 gambar emosi (senang dan sedih), siswa memberikan opini berupa solusi yang dapat dilakukannya jikatemannya mengalami 2 emosi pada gambar. (KSE  Kesadaran Sosial)

-   Dari jawaban yang diberikan oleh peserta didik, guru memetakan berkaitan dengan kebutuhan murid.  dari pemetaan tersebut guru membagi beberapa murid menjadi beberapa kriteria. Kriteria 1 = untuk murid yang belum memahami tentang opini/pendapat, macam-macam kalimat opini. Kriteria 2 = murid yang sudah mengetahui tentang opini, tapi belum bisa menjelaskan macam-macam kalimat opini, kriteria 3 : murid yang sudah mengetahui tentang opini dan juga bisa menjelaskan macam-macam kata dalam meminta opini.

-     Dari 3 kriteria diatas : untuk murid yang belum memahami tentang opini/pendapat, macam-macam kalimat opini, guru memberikan pendampingan serta memberikan bimbingan individual atau melakukan pembelajaran tutor sebaya dimana murid yang sudah bisa membantu temannya memahami hal yang belum bisa. (diferensiasi Proses, KSE Keterampilan berelasi)

-    Untuk murid yang sudah mengetahui tentang opini, tapi belum bisa menjelaskan macam-macam kalimat opini disini guru meminta teman yang bisa untuk memberikan contoh atau gambaran tentang macam-macam kalimat opini, bisa dengan cara melihat contoh-contoh opini yang ada di youtube. Selain itu guru juga melakukan pendampingan. (Guru melaksanakan diferensiasi proses)

-       Bagi siswa yang telah mengetahui tentang opini dan juga bisa menjelaskan macam-macam kata dalam meminta opini. Bisa membuat dan menuliskan kalimat yang menggambarkan macam-macam opini. Kalimat tersebut bisa diambil dari berbagai macam sumber belajar. (proses diferensiasi konten)

-       Peserta didik diminta untuk mempresentasikan hasil tulisan yang telah dibuat secara mandiri.

-       Peserta didik lain diminta mengamati personal higiene kawannya (format pengamatan terlampir) (KSE-Kesadaran Sosial)

3.       Kegiatan penutup

-     Guru membimbing siswa membuat kesimpulan pembelajaran yang telah dipelajari.

Refleksi

o    Apakah ada kendala pada kegiatan pembelajaran?

o    Apakah semua siswa aktif dalam kegiatan pembelajaran?

o    Apa saja kesulitan siswa yang dapat diidentifikasi pada kegiatan pembelajaran?

o    Apakah siswa yang memiliki kesulitan ketika berkegiatan dapat teratasi dengan baik?

o    Apa level pencapaian rata-rata siswa dalam kegiatan pembelajaran ini?

o    Apakah seluruh siswa dapat dianggap tuntas dalam pelaksanaan pembelajaran?

o    Apa strategi agar seluruh siswa dapat menuntaskan kompetensi 

E.      Asesmen

   1.   Assassmen kognitif

1. Elsa : What do you think about the new rules of school’s hours? 

                      I really don’t like the ideas that I should wake up earlier than before?

    Eko : I don’t know what to think about it. I’m still confused with the announcement.

    From the dialogue, we know that....

    A. Elsa likes the new rules

    B. Elsa doesn’t understand the announcement

    C. Eko is against the new rules

    D. Eko has no opinion on the new rules

2.  The dialogue above uses the expression of….

    A.    Suggestion         C.   Opinion

    B.    Invitation         D.   Confirmation

3.  Where does the dialogue take place?

    A.    In a zoo C.   In the classroom

    B.    In a restaurant D.   In a movie

4.   Teacher :   What are your opinions on bullying?

       Mamat :   …… it’s bad because it makes people feel badly about themselves and that 

                          shouldn’t happen.

       Icha      :  I think bullying is a harrowing epidemic, and it needs to be stopped.

           Suitable expression to complete the dialogue is….

    A.    I don’t mind                 C.    I suppose

    B.    Can you help me D.   I’m so sorry

5.   Which of the following is TRUE according to the dialogue?

    A.    Both students supporting bullying         C.   Icha is strongly reject bullying

    B.    Bullying is the name of a disease D.   Being bullied brings good to people

6. These are the effect of bullying, except….

    A.    Lack of self confident C.   Nice attitude

    B.    Felling inferior D.   No respect

7.  Nino : ........?

     Syifa    :   Based on my opinion it is an excellent film.

     A.    How about watching a movie         C.   Don’t you think I am beautiful?

     B.    What do you think of this film         D.   How do you feel about him

8.  Liana    :   Film of Kartini it’s so inspiring. And what do you think about the inspiring film of 

                            Kartini?

    Bram     : I think…

    A. Thank you, Kartini C. I can’t hear you call Kartini

    B. You forget Kartini’s day D. I love Kartini’s film its so inspiring me

9.  Wanda :  I think our city is saved from the virus, so we can go around.

    Ellisa         :   But I don’t think so,……. Our city is not saved. We must stay at home at least in lock                     down time.

    A.  In my opinion C. See you next time

    B.  She forgets it D. You know it

10.    Drue : May I know what do you think of my short story?

        Julia : It’s a good story, but I suggest changing the title with an interesting title.

        Drue : Nice opinion. Thanks, Julia.

        Julia : Anytime, Drue!

    From the dialogue above between Julia and Drue, Julia is……

    A.    Giving order C. Asking for attention 

    B.    Asking for an opinion         D. Giving an opinion 


Pedoman penilaian :

Skor Akhir = Jumlah jawaban benar x 10 

Kunci jawaban :

1. D

2. C

3. C

4. C

5. C

6. C

7. B

8. D

9. A

10. D

2.    Asesmen Non Kognitif

       Rubrik Penilaian Sikap (Profil Pemuda Pancasila)

       Beri tanda checklist (V) pada kolom yang sesuai dengan perilaku siswa dalam kerja kelompok selama proses pembelajaran berlangsung


No.

Aspek yang diobservasi

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1

Mandiri

·       Mampu mengerjakan tugas individu yg diberikan

·       Membawa kebutuhan belajar sendiri

·       Tidak banyak bertanya pada teman saat mengerjakan tugas

 

 

 

 

2

Bernalar Kritis

·       Mampu memahami dan menganalis masalah

·       Mampu mengajukan dan menjawab pertanyaan

·       Mampu memutuskan masalah

 

 

 

 

 

3

Kreatif

·       Kemampuan untuk menghasilkan banyak gagasan, ide, jawaban.

·       Mampu mengubah pola pikir melihat masalah dari perspektif berbeda.

·       Kemampuan untuk mengembangkan, memperbaiki, memperhalus, menyempurnakan, menerapkan ide sehingga menjadi lebih baik dan menarik dibandingkan sebelumnya.

 

 

 

 

Jumlah

 

 

 

 

Total

 

 

 

 

Nilai Akhir (Total/3)

 

 

 

 

Kualifikasi Nilai Akhir (NA) Penilaian Sikap

Skor

Kualifikasi

1,00 – 1,99

Sikap Kurang (K)

2,00 – 2,99

Sikap Cukup (C)

3,00 – 3,99

Sikap Baik (B)

4,00

Sikap Sangat Baik (SB)

F.      Pengayaan dan remidial

Pengayaan yang dilakukan adalah diberikan kepada siswa yang sudah menguasai materi ini dengan diberikan masalah yang tingkat kesulitannya lebih tinggi sedangkan remedial yang dilakukan adalah remedial teaching dengan tindakan hanya pada masalah yang belum dipahami siswa dengan menggunakan strategi scaffolding sehingga remidial teaching antara peserta didik yang satu dengan yang lain bisa jadi berbeda.


G.     Refleksi Guru

-            Apakah tujuan pembelajaran tercapai?

-            Apakah nampak siswa belajar secara aktif?

-            Apakah seluruh siswa mengikuti pelajaran dengan baik?

-            Apakah pembelajaran yang saya lakukan sudah sesuai dengan apa yang saya
rencanakan?

-            Hal-hal apa yang berjalan dengan baik?

-            Kegiatan pembelajaran akan lebih baik jika....

H.      Refleksi siswa

Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan jujur

1.    Bagian mana yang menurutmu paling sulit dari pelajaran ini?

2.    Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu?

3.    Kepada siapa kamu akan meminta bantuan untuk memahami pelajaran ini?

4.    Jika kamu diminta untuk memberikan bintang 1 sampai 5, berapa bintang akan kamu
berikan pada usaha yang telah kamu lakukan?

I.         Lampiran

a.       Glosarium

EXPRESSION

I agree .... We believe ....

I reckon .... I doubt ....

I assume .... I don’t agree ....

I think .... As far as I am concerned ....

Some people believe .... Majority agree with....

I am afraid I have to disagree with you. It is not justified to say so

What I mean is .... In my humble opinion ....

In my opinion ... Personally, I think ....

In my experience .... I would like to point out that ....

Example:

I agree with what you say.

 

b.       Daftar pustaka

Ern, Emilia. 2012. Pendekatan Genre-Based dalam Pengajaran Bahasa Inggris: Petunjuk Untuk Guru, Bandung: Rizi Press, Indonesia

https://www.zenius.net/blog/asking-and-giving-opinions-thoughts

https://www.englishclub.com/vocabulary/fl-giving-opinions.htm

 

                                                                                                                        Ngawi, …. Juli 2022

                             Mengetahui,                                                                       Guru Mata pelajaran

                  Kepala SMK PGRI 1 Ngawi                                                               Bahasa Inggris

 

 

            Farid Samsul Hadi, S.Pd, M.Pd                                                   Aan Pujiyono Timorenti, S.Pd

KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.1 Memenuhi Kebutuhan Belajar Murid melalu Pembelajaran Berdiferensiasi

Sep 11, 2022

Dalam proses pembelajaran saat ini, dengan beragamnya murid yang ada di dalam kelas kita pembelajaran berdiferensiasi adalah salah satu cara yang dapat kita lakukan.  

APA YANG DIMAKSUD DENGAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI ?

Pembelajaran Berdiferensiasi adalah  pembelajaran yang mengakomodir kebutuhan belajar murid. Guru memfasilitasi murid sesuai dengan kebutuhannya, karena setiap murid mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, sehingga tidak bisa diberi perlakuan yang sama.

KONSEP DASAR PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI

Serangkaian Keputusan masuk akal (Common Sense) yang di buat oleh guru dengan berorientasi pada kebutuhan murid (Tomlinson 2001)

BAGAIMANA HAL INI DAPAT DILAKUKAN DI KELAS ?

1. Melakukan pemetaan kebutuhan belajar berdasarkan tiga aspek, yaitu: kesiapan belajar, minat                belajar, dan profil belajar murid (bisa dilakukan melalui wawancara, observasi, atau survey                    menggunakan angket, dll)

2. Merencanakan pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan hasil pemetaan (memberikan berbagai             pilihan baik dari strategi, materi, maupun cara belajar)

3. Mengevaluasi dan rerefleksi pembelajaran yang sudah berlangsung.

STRATEGI DIFERENSIASI

1. Diferensiasi Konten : Konten adalah apa yang kita ajarkan kepada murid. Konten dapat dibedakan         sebagai tanggapan terhadapa kesiapan, minat, dan profil belajar murid maupun kombinasi dari                ketiganya

2. Diferensiasi proses : adalah alur jalannya kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan sistematis dan          variatif. 

        Proses mengacu pada bagaimana murid akan memahami atau memaknai apa yang dipelajari.

        Diferensiasi proses dapat dilakukan dengan cara:

        a.     menggunakan kegiatan berjenjang

        b.     meyediakan pertanyaan pemandu atau tantangan yang perlu diselesaikan di sudut-sudut                         minat,

        c.     membuat agenda individual untuk murid (daftar tugas, memvariasikan lama waktu yang                        murid dapat ambil untuk menyelesaikan tugas,

        d.     Mengembangkan kegiatan bervariasi

3.    Diferensiasi produk adalah hasil dari suatu proses pembelajaran tentang sejauh mana pemahaman          murid dalam bentuk produk. 

      Diferensiasi Produk adalah hasil pekerjaan atau unjuk kerja yang harus ditunjukkan murid kepada          kita (bisa berupa artikel, infografik, vloging, frayer, poster, karangan, pidato, rekaman, diagram,              dll) atau sesuatu yang ada wujudnya.


BAGAIMANA PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DAPAT MEMENUHI KEBUTUHAN BELAJAR MURID DAN MEMBANTU MENCAPAI HASIL BELAJAR YANG OPTIMAL

1. KESIAPAN BELAJAR MURID

Kesiapan Belajar (readiness) yaitu kapasitas murid untuk memperlajari materi baru

    - Cepat x Lambat

    - Konkret x abstrak

    - Mandiri x Bantuan

2. MINAT BELAJAR MURID

Minat adalah suatu motivator penting bagi murid untuk dapat terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Minat adalah ketertarikan atau kecenderungan pada sesuatu yang merupakan sebuah aspek psikologis.

 Ada 4 hal berkaitan dengan minat belajar murid, yaitu :

    1. COCOKAN

        Mencari kecocokan minat antar murid dan tujuan pembelajaran

    2. KONEKSIKAN

        Menunjukkan koneksi antar materi pembelajaran

    3. JEMBATANI

        Menjembatani pengetahuan awal murid dengan pengetahuan yang baru

    4. MEMOTIVASI

        Memungkinkan tumbuhnya motivasi anak untuk belajar

3. PROFIL BELAJAR MURID

Menurut Tomlison (dalam Hockett, 2018) Profil Pelajar Murid merupakan pendekatan yang disukai murid untuk belajar yang dipengaruhi oleh gaya berpikir, kecerdasan, latar belakang dll.

Profil belajar Murid dipengaruhi oleh beberapa hal, antara lain :

1. Lingkungan. Seperti : suhu, tingkta aktivitas, tingkat kebisingan, jumlah cahaya

2. Pengaruh Budaya : santai-terstruktur, pendiam-ekpresif, personal-impersonal

3. Gaya Belajar : Visual (belajar dengan melihat), Auditori (belajar dengan mendengar), Kinestetik (belajar dengan melakukan sesuatu, bergerak, meregangkan tubuh)


JELASKAN BAGAIMANA ANDA MELIHAT KAITAN ANTARA MATERI DALAM MODUL INI DENGAN MODUL LAIN DI PROGRAM PENDIDIKAN GURU PENGGERAK?

Dalam Modul 1.1 kita mempelajari tentang Filosofi Ki Hadjar Dewantara tentang  menuntun dan Belajar Merdeka yaitu merdeka atas diri sendiri. Minat dan bakat siswa itu harus merdeka untuk terus berkembang seluas mungkin. Konsep itu yang dibawa Ki Hadjar Dewantara bagi bangsa ini dengan harapan tak digerus perkembangan zaman serta menjadi cetak biru dalam membangun Pendidikan Indonesia. 

Dalam Modul 1.2 tentang Nilai dan Peran guru penggerak. Dalam pembelajaran berdiferensiasi  guru harus membuat pemetaan kebutuhan belajar murid yang komplek, untuk itu guru harus memiliki nilai-nilai mandiri, reflektif, kolaboratif, inovatif serta berpihak pada murid. selain itu guru penggerak memiliki peran yang mendukung penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Adapun peran guru penggerak adalah menjadi pemimpin pembelajaran, menggerakan komunitas praktisi, menjadi coach bagi guru lain, mendorong kolaborasi antar guru serta mewujudkan kepemimpinan murid.

Dalam Modul 1.3 tentang Visi Guru Penggerak, guru penggerak harus memiliki visi untuk melakukan  perubahan positif dalam pembelajaran yang berpihak pada murid dengan menggunakan strategi IA berusaha focus pada kekuatan yang dimiliki setiap anggota dan menyatukan untuk menghasilkan kekuatan tinggi.

Dalam Modul 1.4 berkaitan dengan Budaya Positif, dimana pembelajaran berdiferensiasi akan membentuk budaya positif di sekolah. Budaya positif tidak dapat berdiri sendiri dalam membentuk budaya ajar akan tetapi terintegrasi dalam pembelajaran berdiferensias


KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.1 Memenuhi Kebutuhan Belajar Murid melalu Pembelajaran Berdiferensiasi

Dalam proses pembelajaran saat ini, dengan beragamnya murid yang ada di dalam kelas kita pembelajaran berdiferensiasi adalah salah satu cara yang dapat kita lakukan

APA YANG DIMAKSUD DENGAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI ?

Pembe mengakomodir

Pembelajaran Berdiferensiasi adalah  pembelajaran yang mengakomodir kebutuhan belajar murid. Guru memfasilitasi murid sesuai dengan kebutuhannya. karena setiap murid mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, sehingga tidak bisa diberi perlakuan yang sama


pembelajaran yang mengakomodir kebutuhan belajar murid. Guru memfasilitasi murid sesuai dengan kebutuhannya, karena setiap murid mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, sehingga tidak bisa diberi perlakuan yang sama

CALON GURU PENGGERAK, 2.1.a.3. Mulai dari Diri - Modul 2.1

Aug 31, 2022

 

MULAI DARI DIRI-MODUL 2.1


TUGAS MULAI DARI DIRI, MODUL 2.1

AAN PUJIYONO TIMORENTI, S.Pd

CGP ANGKATAN 5 KABUPATEN NGAWI

 

 

  1. Bagaimana seorang guru dapat mengelola kelas dan memenuhi kebutuhan belajar murid-muridnya  yang berbeda-beda?

Jawab : Keberagaman murid yang berbeda-beda jelas akan membuat kita semakin sulit dalam mengkontrol mereka, karena setiap anak pasti mempunyai latar belakang, kebiasaan masyarakat yang berbeda pula, hal ini pastinya akan membuat tantangan tersendiri bagi seorang guru. Dalam pemenuhan belajar murid yang beragam tersebut, guru harus mempunyai strategi tertentu, dengan mengetahui latar belakang, bakat dan minat anak, serta keunikan masing-masing anak, memungkinkan kita bisa memberikan kebutuhan murid yang berbeda-beda

  1. Bayangkanlah kelas yang saat ini Anda ampu dengan segala keragaman murid-murid Anda.

Jawab : kelas yang saya ajar saat ini mempunyai keberagaman yang berbeda, baik dari tingkat kepandaian, ekonomi keluarga ataupun dari keinginan anak dalam belajar di sekolah/kelas. Hal keberagaman ini memotivasi  saya untuk menuntun, mengarahkan dan membawa anak-anak tersebut dapat sukses kedepannya, tentunya dengan keunikan, bakat minat yang mereka miliki sesuai dengan kodrat yang mereka miliki

  1. Apa yang telah Anda lakukan untuk melayani kemampuan murid yang berbeda? Apa yang Anda lakukan untuk membuat proses pembelajaran menjadi lebih mudah untuk murid Anda? Apakah ada perlakuan yang berbeda yang Anda lakukan?  Jika ada, perlakuan seperti apa? Jika tidak ada, apa dampaknya terhadap murid Anda?

Jawab : yang telah saya lakukan : memotivasi, mengarahkan memberi gambaran kedepannya saat mereka telah lulus dari sekolah, mereka mempunyai tantangan yang lebih berat, karena mereka harus dapat bertaanggungjawab terhadap dirinya sendiri, sehingga kedepannya dapat mencapai keberhasilan secara lahiriah dan batiniah. Perlakuan yang berbeda jelas ada, karena setiap anak membawa keunikan mereka masing-masing, di kelas saya ada anak yang mempunyai kepandaian di atas rata-rata, anak tersebut tidak mau kalau disamakan pembelajarannya dengan yang lainnya, disini saya mencoba membimbing dan memberi materi yang lebih kepada anak tersebut, disatu sisi ada siswa saya yang saat ini mengalami kendala dalam membaca, disini saya memberikan pendampingan secara khusus agar anak tersebut dapat lancar membaca. Dampaknya adalah anak merasa terlayani dengan apa yang saya lakukan, mereka merasa bahwa keunikan atau kelebihan/ kekurangan yang mereka miliki dapat terlayani

  1. Sebutkan tantangan-tantangan yang Anda hadapi dalam proses pembelajaran di kelas yang disebabkan oleh keragaman murid-murid Anda tersebut? Tindakan-tindakan apa yang telah Anda lakukan untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut?

Jawab : tantangan yang saya hadapi, keragaman siswa dari aspek ekonomi dimana keadaan ini berdampak pada anak didik kami, contohnya, ada siswa saya yang setiap malam harus membantu orangtuanya berjualan, maka pada keesok harinya saat masuk sekolah anak ini selalu mengantuk dan tidur dikelas, ada juga siswa kami yang saat panen tiba, anak tersebut akan sering tidak masuk, karena harus membantu mencari uang buat keluarganya dengan ikut memanen disawah orang lain.

Tindakan yang saya lakukan adalah dengan mengadakan home visit ke rumah mereka secara tidak langsung saya mengetahui keadaan mereka. Dengan berkoordinasi dengan orang tua, paling tidak ada tindakan yang bisa dilakukan oleh anak-anak tersebut. Seperti memberi batasan jam malam anak membantu orang tuanya jualan, sehingga anak tersebut dapat  segera istrirahat, sehingga besok anak tersebut tidak tidur dikelas, anak yang membantu mencari uang saat panen dapat kita arahkan ke pekerjaan yang lainnya contohnya, jika anak tersebut suka beternnak, maka bisa diarahkan untuk beternak. Sehingga hal ini tidak menggangu saat dia masuk sekolah

  1. Menurut Anda, untuk mengakomodasi tantangan yang terkait dengan keragaman murid tersebut, bagaimana seharusnya pembelajaran itu dirancang, dilaksanakan, dan dievaluasi?

Jawab : Pembelajaran dirancang sesuai dengan kondisi lingkungan lokal, dan mungkin satu daerah dan daerah lainnya akan berbeda. Hal ini untuk menyesuaikan juga dengan potensi kemampuan yang dimiliki oleh mereka, jelas berbeda jika kita mengajar di daerah pedesaan dengan yang ada diperkotaan yang mana sarana dan prasarana mungkin lebih lengkap.

Dilaksanakan : dalam pelaksanaan tentunya butuh adanya sarana dan prasarana yang memadai, selain itu juga dorongan serta motivasi dari guru agar anak merasa senang, bahagia dan gembira dalam proses pelaksanaan belajar

                Evaluasi : perlu adanya evaluasi dari apa yang telah dilakukan oleh siswa kita, evaluasi ini dapat dilakukan setelah                 pelaksaan sebuah kegiatan, hal apa yang menghambat, hal apa yang sudah terlaksana. Dengan demikian dari                        evaluasi ini, kita dapat mengembangkan dan juga mengintropeksi kelebihan dan kekurangan yang ada